PELAYANAN HAMBA TUHAN SEBAGAI YOUTUBER DAN IMPLEMENTASINYA BAGI MAHASISWA SEKOLAH TINGGI TEOLOGI ARASTAMAR BENGKULU

Authors

  • Solieunike Mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Arastamar Bengkulu

Keywords:

Service, Youtuber, Servant of God

Abstract

Abstract

This scientific work is entitled “Serving the servant of God as a Youtuber and its implementation for students of the Arastamar Bengkulu theological high school. In the era of 4.0, there are many changes that occur in human life. Digitalis-based things are part of human life so that humans are passive in carrying out various activities and those who play an active role are electronic devices. With these developments, there are also social media such as Youtube which is used as a video clip sharing tool that can be used by anyone. As a servant of God, there is nothing wrong with using the media or it can be said as an original Youtuber with the clear and correct motivation. The method that the author uses in this scientific work is a descriptive qualitative method to find and resolve several phenomena that have occurred related to the servant of God as a Youtuber. The result is, it turns out that there are servants of God who use YouTube incorrectly and there are also servants of God as YouTubers who have wrong motives such as wanting to make a profit or money. The writer in this study saw that God's servants may use youtube and become a Youtuber but should eliminate the desire to make a profit but the motivation should be for service.

 

Abstrak

Karya ilmiah ini berjudul “pelayanan hamba Tuhan sebaagi Youtuber dan implementasinya bagi mahasiswa sekolah tinggi teologi arastamar bengkulu. Diera 4.0 ada banyak perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia. hal-hal yang berbasis digitalis adalah bagian dari hidup manusia sehingga manusia bersifat pasif dalam melakukan berbagai kegiatan dan yang berperan aktif adalah alat-alat Elektronik. Dengan adanya perkembangan tersebut adanya juga media sosial seperti Youtube yang digunakan sebagai alat sharing Video klip yang dapat digunakan oleh siapapun. Sebagai hamba Tuahn tidak ada salahnya untuk memakai media tersebut atau dapat dikatakan sebagai Youtuber asal dengan motivasi yang jelas dan benar. Metode yang penulis gunakan dalam karya ilmiah ini adalah metode kualitatis deskriptif untuk menemukan dan menyelesaikan beberapa fenomena yang telah terjadi yang berhubungan dengan hamba Tuhan sebagai Youtuber. Hasilnya adalah, ternyata ada hamba Tuhan juga yang salah menggunakan youtube dan ada juga hamba Tuhan sebagai youtuber yang bermotifasi salah seperti inginnya untuk mendapatkan untung atau uang. Penuis dalam penelitian ini melaihat bahwa hamba Tuhan boleh menggunakan youtube dan menjadi sebagai youtuber akan tetapi harusnya menghiolangkan rasa ingin dapat untung akan tetapi harusnya motivasinya untuk pelayanan.

Downloads

Published

2022-03-08